Masuk Ruang Ganti Juventus De Ligt Seperti Anak Kecil

Masuk Ruang Ganti Juventus De Ligt Seperti Anak Kecil Matthijs de Ligt mulai seperti anak kecil didalam toko gula-gula disaat dia pertama kali memasuki ruang ubah Juventus. Sebagai pemain muda, dia benar-benar takjub dengan lebih dari satu besar pemain yang tersedia di ruangan tersebut.

De Ligt meninggalkan Ajax Amsterdam untuk Juventus musim panas lalu, dengan cost yang kabarnya mencapai 75 juta euro. Dia diinginkan mampu jadi bek tengah terbaik Juve di masa mendatang.

Bagi De Ligt, bergabung dengan Juventus merupakan IDN Poker Online titik penting didalam pertumbuhan kariernya. Dia sebenarnya bermain apik dengan Ajax, tetapi telah waktunya hadapi tantangan yang lebih besar dengan klub besar.

De Ligt menguntungkan dengan sikap Juventus. Dia tahu susah musim ini, tetapi pihak klub tidak benar-benar menekannya untuk segera tampil baik. Sejak awal, Juve tahu De Ligt muda bakal susah beradaptasi.

“Juventus terhitung berkata pada saya seperti: ‘Oke, Anda muda, tetapi tidak benar satu alasan kami belanja Anda adalah dikarenakan Anda telah cukup dewasa, Anda tahu langkah menanggulangi tekanan’,” ujar De Ligt dikutip dari Sportskeeda.

“Mereka terhitung menjelaskan pada saya mengenai sulitnya bagi pemain 19 th. untuk pergi ke negara lain, pasti saya bakal kesulitan, tetapi pihak klub yakin saya bakal meraih daerah dengan segera.”

De Ligt tersanjung dengan kepercayaan Juve, dia siap berjuang. Namun, pada kelanjutannya dia merasakan perbedaan yang begitu besar disaat memasuki ruang ubah Juventus, yang diisi pemain-pemain top seperti Gianluigi Buffon dan Cristiano Ronaldo.

“Tentu saja disaat saya memasuki ruang ubah pertama kalinya, saya mulai seperti anak kecil di toko gula-gula, seperti: ‘Ada Buffon, tersedia Ronaldo’,” imbuh De Ligt.

“Pada awalnya Anda sedikit kebingungan, siapa dia, siapa itu, bagaimana dia? Namun, setelah dua bulan, saya baru mulai mampu jadi diri sendiri,” tutupnya.

Leave a Reply

bank